Problem SAP gw sebelumnya adalah lama akses ke beberapa tabel, yaitu ke DYNPLOAD, DYNPSOURCE, dan REPOLOAD. Ketiga tabel itu termasuk tabel-tabel volatile SAP. Artinya tidak akan masuk ke dalam profile update statistic.
Tadi siang, gw coba lakukan runstats (update statistic) secara manual langsung ke database db2-nya.
syntax :
db2 runstats on table sap[sid].dynpload with distribution and detailed indexes all
db2 runstats on table sap[sid].dynpsource with distribution and detailed indexes all
db2 runstats on table sap[sid].repoload with distribution and detailed indexes all
Sepertinya hal ini ada efeknya sedikit. Terbukti sebelum gw lakukan runstats, akses ke tabel DYNPLOAD memerlukan waktu 8 menit 26 detik. Setelah dilakukan runstats, akses hanya memerlukan waktu sekitar 2 menit.
Semoga bener tuh...he..he..
Wednesday, January 29, 2014
Tuesday, January 28, 2014
lsdev: 0514-521 Cannot find information in the predefined device configuration database for the customized device iocp0
Got an error when typing lsdev -C and lscfg command.
# lsdev -C | grep Defined
lsdev: 0514-521 Cannot find information in the predefined device
configuration database for the customized device iocp0.
# lscfg -vl hdisk0
0519-004 libodm: The specified search criteria is incorrectly formed.
Make sure the criteria contains only valid descriptor names and
the search values are correct.
hdisk0 P2/Z1-A8 16 Bit LVD SCSI Disk Drive (18200 MB)
Manufacturer................IBM
Machine Type and Model......DDYS-T18350M
FRU Number..................00P1520
ROS Level and ID............53423041
Serial Number...............9EGQ4829
EC Level....................F79924
Part Number.................07N3842
Device Specific.(Z0)........000003029F00013A
Device Specific.(Z1)........07N4924
Device Specific.(Z2)........0933
Device Specific.(Z3)........01242
Device Specific.(Z4)........0001
Device Specific.(Z5)........22
Device Specific.(Z6)........F79924
Solution:
1. Backup ODM.
tar -cvf /tmp/ODM.tar /etc/objrepos/
2. Delete the iocp0 device from CuDv
odmdelete -q "name=iocp0" -o CuDv
0518-307 odmdelete: 1 objects deleted.
3. Now it is clean
# lsdev -C | grep Defined
lsdev: 0514-521 Cannot find information in the predefined device
configuration database for the customized device iocp0.
# lscfg -vl hdisk0
0519-004 libodm: The specified search criteria is incorrectly formed.
Make sure the criteria contains only valid descriptor names and
the search values are correct.
hdisk0 P2/Z1-A8 16 Bit LVD SCSI Disk Drive (18200 MB)
Manufacturer................IBM
Machine Type and Model......DDYS-T18350M
FRU Number..................00P1520
ROS Level and ID............53423041
Serial Number...............9EGQ4829
EC Level....................F79924
Part Number.................07N3842
Device Specific.(Z0)........000003029F00013A
Device Specific.(Z1)........07N4924
Device Specific.(Z2)........0933
Device Specific.(Z3)........01242
Device Specific.(Z4)........0001
Device Specific.(Z5)........22
Device Specific.(Z6)........F79924
Solution:
1. Backup ODM.
tar -cvf /tmp/ODM.tar /etc/objrepos/
2. Delete the iocp0 device from CuDv
odmdelete -q "name=iocp0" -o CuDv
0518-307 odmdelete: 1 objects deleted.
3. Now it is clean
Monday, January 20, 2014
Buruh, UMP, UMK, Demo, PHK, dan Outsoucing
Problematika dunia buruh di Indonesia adalah masalah upa minimum provinsi alias UMP atau untuk wilayah kabupaten & kota adalah UMK. Setiap menjelang akhir tahun, selalu ada demonstrasi alias unjuk rasa dari para buruh alias kelas pekerja yang menuntut kenaikan UMP/UMK.
Problemnya adalah tidak semua perusahaan selalu untung dan siap menaikkan upah buruh-nya sesuai UMP/UMK yang ditetapkan. Ini menjadi tarik ulur antara buruh, pengusaha, dan pemerintah selaku mediator. Jika sesuai permintaan buruh maka bisa jadi akan terjadi PHK alias pengurangan tenaga kerja karena perusahaan tidak mampu membayar upah. Jika pengusaha tidak menaikkan upah, demonstrasi yang terus menerus juga akan memperburuk keadaan perusahaan, selain karena operasional perusahaan terganggu dan produksi berkurang, hal ini juga menjadi preseden buruk bagi dunia usaha Indonesia.
Beberapa hari lalu ada beberapa saudara yang bekerja di sebuah perusahaan PMA di Kalimantan Timur yang terkena PHK dan terpaksa pulang kampung. Pulang kampung ini juga disertai dengan membawa keluarga (anak+istri) yang selama ini menjadi tanggungan.
Gw sempat diminta bantuan untuk mencarikan pekerjaan di tempat gw bekerja saat ini. Gw juga bilang kalau tidak bisa menjanjikan dengan pasti. Insya Allah akan gw usahain. Semoga ada jalan yang terbaik. Atau mungkin waktunya membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan wirausaha.
Problemnya adalah tidak semua perusahaan selalu untung dan siap menaikkan upah buruh-nya sesuai UMP/UMK yang ditetapkan. Ini menjadi tarik ulur antara buruh, pengusaha, dan pemerintah selaku mediator. Jika sesuai permintaan buruh maka bisa jadi akan terjadi PHK alias pengurangan tenaga kerja karena perusahaan tidak mampu membayar upah. Jika pengusaha tidak menaikkan upah, demonstrasi yang terus menerus juga akan memperburuk keadaan perusahaan, selain karena operasional perusahaan terganggu dan produksi berkurang, hal ini juga menjadi preseden buruk bagi dunia usaha Indonesia.
Beberapa hari lalu ada beberapa saudara yang bekerja di sebuah perusahaan PMA di Kalimantan Timur yang terkena PHK dan terpaksa pulang kampung. Pulang kampung ini juga disertai dengan membawa keluarga (anak+istri) yang selama ini menjadi tanggungan.
Gw sempat diminta bantuan untuk mencarikan pekerjaan di tempat gw bekerja saat ini. Gw juga bilang kalau tidak bisa menjanjikan dengan pasti. Insya Allah akan gw usahain. Semoga ada jalan yang terbaik. Atau mungkin waktunya membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan wirausaha.
Subscribe to:
Posts (Atom)